Bubur Ayam dan Ketupat Sayur Favorit

 

Mau cerita sedikit…

Tempo hari aku pernah posting bubur ayam dan ketupat sayur favorit kami yang biasa kami beli kalau lagi pas hari libur, soalnya emang agak jauh jaraknya dari rumah tepatnya di kayu tinggi.
Dulu itu bubur ini mangkalnya di pinggir kali seberang kelurahan dan GOR cakung, tempat kita melangsungkan pernikahan ahaiii 😅.
Pakai gerobak dan ada mejanya.

Nah kita sempat kehilangan karena beberapa minggu kuq ga buka2 aku penasaran tanyalah ke tukang gorengan yang biasa  di sebelahnya aku sih sudah feeling kayaknya pindah dan ternyata benar pasangan suami istri ini ternyata sudah pindah.

Kami carilah akhirnya ketemu. Waktu itu baru banget pindah besoknya kita datang, masih sepiii waktu itu kita berdua aja yang makan. Lalu ceritalah si bapak penjual bubur ini  kenapa mereka akhirnya memutuskan pindah kesana.
Jadi mereka pindah karena memang ada perapihan jalan yang ga boleh ada jualan2 lagi. Sempat ditawarkan sama pihak kelurahan di samping2 gedungnya itu untuk pindah. Nah penentuan lokasinya pakai sistem kocokan gitu jadi beberapa ukm dikumpulkan lalu nama2 para pelaku ukm itu dikumpulkan dan dikocok siapa yang keluar duluan dialah yang dapat lokasi paling depan.

Nah si bapak tukang bubur ini sebenarnya dapat lokasi paling depan namun kena protes sama tukang gorengan yang konon katanya sudah buka usaha duluan jauh lebih lama dari si tukang bubur ini. Lalu si bapak tukang bubur ini mengalah dan memberikan tempatnya ke bapak tukang gorengan ini.

Dengan tekad yang bulat dan baca bismilah akhirnya bapak tukang bubur ini memberanikan diri sewa ruko di tempat yang sekarang ini karena beliau gamau ribut dan gamau cari musuh, beliau bilang rezeki sudah ada yang atur, gpp kita bayar sewa jauh lebih mahal dari yang sebelumnya yang penting gak was2 sama lg petugas keamanan dan keluarga pun bisa terpantau karena usaha saat ini menyatu dengan beliau tinggal sekarang ini.

Saat pertama kita datang si bapak sempet brain storming sama kita. Beliau bilang ini saya juga lagi mikir selain jual bubur ayam, lontong sayur dan nasi uduk di pagi hari dan malam hari baiknya saya jual apalagi yaa di siang harinya supaya bisa nutup untuk biaya sewa setahun aja dulu gpp.
Kalau kami saat itu menyarankan ada layanan pesan antar mengingat jaman sekarang sudah  biasa dengan adanya sistem delivery order untuk makanan.

Lalu muncul juga ide untuk jual pecel ayam atau yan lainnya. Si bapak lagi bereksperimen masakan apalagi yang bisa dijual dengan hasil makanan yang enak dari tangannya itu.
Obrolan singkat tapi sangat mengena buat aku dan suami, bagaimana gigihnya mereka dalam berusaha, dan masih melihat nilai2 agama dalam berdagang.

Oh ya ada nasihat lagi yang beliau sampaikan ke saya dan suami. Beliau bilang saya usaha gak pakai jampi2 atau apalah yang orang sangkakan ke kami. Tapi saya merawat ibu saya yang sudah sepuh dengan segala keterbatasan kami. Namun orang yang iri melihat kami dengan jahatnya bilang kalau ibu saya adalah jimatnya usaha saya jadi laku dan ramai0.
Karena setiap sebelum buka saya mengurusi ibu saya dulu dan selalu saya ajak keluar rumah supaya bisa menghirup udara segar.
Mau nangis saya rasanya saat itu, ingat juga nasihat yang sering didengar mau hidup senang bahagia? Mau usaha lancar? Jadikan orangtuamu seperti raja dan itu benar adanya. 😟

Singkat cerita kemarin minggu kami balik lagi makan disana dan Masya Allah warung buburnya itu sekarang ramai sekali. Alhamdulillah mereka juga masih ingat sama kami sampai mereka tau apa saja yang mau kami pesan. Dalam hati kecilku berucap alhamdulillah usaha bapak dan ibu ini sekarang sudah ramai, senang melihatnya😊

Aku recomend sekali bubur ayam dan ketupat sayur bapak ini lokasinya ada di kayu tinggi kalau dari kantor kua cakung setelah tikungan  ga jauh dari situ letaknya di ruko sebelah kanan, sebrangnya ada toko kue bolu.

photogrid_1488105625880

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s